ads

Cara Mengolah Emas Menjadi Emas Batangan


Emas merupakan salah satu logam mulia berharga yang bisa didapatkan dari hasil bumi dan berbentuk atau bersifat tidak dapat diperbaharui. Di Indonesia sendiri, emas dikelolah oleh pemerintah ataupun swasta. Jika Swasta terdapat beberapa perusahaan populer yang memang sudah kawakan dibidangnya.

Untuk pemerintah tentu anda tidak asing lagi dengan nama PT Aneka Tambang (ANTAM). Dimana ANTAM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang khusus bergerak di bidang pertambangan serta pengolahan bahan tambang.

Apapun jenis tambangnya maka akan dikelola oleh ANTAM, mulai feronikel, perak dan chemical grade alumina bahkan emas sampai menjadi sebuah emas batangan. Sehingga ANTAM menjadi sebuah perusahaan yang mengelola emas dari awal sampai ke tangan konsumen.

ANTAM merupakan perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal yang berorientasi ekspor. Melalui wilayah operasi yang tersebar di seluruh Indonesia yang kaya akan bahan mineral, kegiatan ANTAM mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari komoditas bijih nikel, feronike, emas, emas batangan, perak, bauksit dan batubara.

Membicarakan mengenai emas batangan merupakan salah satu yang paling dicari dan dibuat dalam pabrik emas. Dimana banyak emas yang awalnya diambil bentuk bijih emasnya saja. Namun pabrik merasa sadar bahwa akan lebih menguntungkan untuk membuat emas batangan.

Apa saja keuntungan emas batangan ? Pertama dimana emas batangan memiliki kemurnian yang sangat akurat serta dengan gram yang jelas. Anda juga bisa memilih emas batangan mana yang mampu anda beli. Di Indonesia harga yang diberikan adalah pergram. Setiap tahunnya memiliki harga yang berbeda. Sedangkan semakin besar gramnya maka akan semakin besar uang yang harus anda keluarkan. 

Unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia merupakan satu - satunya refinery emas dan perak di Indonesia yang telah terdaftar di Good Delivery Refinery List LBMA (London Bullion Metal Association) serta memiliki laboratorium penguji yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Memiliki keahlian dalam memurnikan, mencetak dan menjual produk emas batangan yang memiliki kualitas dan standar produk internasional.

Emas murni dan emas batangan produksi unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia ANTAM adalah emas murni dengan tingkat kemurnian 99,99%, yang digunakan sebagai standar emas murni yang diperdagangkan di seluruh Indonesia dan internasional.

cara mengolah emas menjadi emas batangan


Berikut ini cara atau beberapata tahapan membuat emas batangan dari emas danjenis-jenis prosesnya :

1. PROSES PERENDAMAN BAHAN KIMIA


Proses perendaman emas batangan bisa dilakukan dengan menggunakan cara perendaman dengan menggunakan bahan kimia, beberapa bahan tersebut yaitu :

Perlakuan di Bak I (Bak Kimia)

1. Pertama, NaCn dilarutkan dalam H2O (air) ukur pada PH 7
2. Kemudian ditambahkan caustic soda (+ 3 kg) untuk mendapatkan PH 11-12
3. Setelah itu ditambahkan H2O2, Ag NO3, Epoxy diaduk hingga larut, dijaga pada PH 11-12

Perlakuan di Bak II (Bak Lumpur)

1. Ore/ bijih emas yang akan menjadi calon emas batangan, dihaluskan kemudian emas tersebut disatukan dengan mesh + 200 = 30 ton dimasukkan ke dalam bak besar khusus emas.

2. Larutan kimia dari yang berasal dari Bak I kemudian disedot menggunakan sebuah pompa khusus serta ditumpahkan/ dimasukkan ke Bak II untuk merendam lumpur yang biasanya menempel pada emas proses ini memakan waktu 48 jam.

3. Setelah itu, air yang sudah diolah kembali diturunkan seluruhnya ke Bak I dan diamkan selama 24 jam, dijaga pada PH 11-12, namun jika Ph nya kurang maka anda bisa menambahkan costic soda secukupnya.

4. Setelah itu kembali dipompa menggunakan Bak II dan diamkan selama 2 jam. Kemudian disirkulasikan ke Bak 1 dengan menggunakan Bak penyadap ataupun penangkapan yang telah diisi menggunakan zinc foil. untuk mengendapkan logam Au dan Ag (emas dan perak) dari larutan air kaya.

Lakukan sirkulasi larutan/ air kaya sampai Zinc foil hancur seperti pasir selama 5 – 10 hari, kemudian Zinc foil koil yang sudah hancur kemudian diangkat. Setelah itu masuk keproses pemerasan dan juga pemisahan bahan atau biji emas dan dibentuk atau dicetak denga bentuk sesuai dengan emas batangan.

2. PROSES PENGGUNAAN SIANIDA

Emas merupakan salah satu logam yang tidak akan hancur dengan beberapa bahan kimia yang sifatnya berat atau keras. Salah satunya adalah sianida, dimana bahan ini beracun, berbahaya dan juga berbau. Sehingga sangat dihindari penggunannya apalagi sampai masuk ke tubuh. 

Emas batangan tak jarang terbuat dari proses sianida yang dilakukan dengan sebutan proses MacArthur-Forres. Dimana proses ini dilakukan dengan teknik metalurgi untuk mengekstraksi emas dari bijih kadar rendah.

Kemudian ekstraksi tersebut mengubah emas ke kompleks koordinasi yang larut dalam air agar mudah dibentuk dan diolah menjadi emas batangan. Proses ini nyatanya sebagai proses yang paling umum dan banyak digunakan untuk ekstraksi emas dan membuat emas batangan.

Namun bukan berarti mulus-mulus saja, dimana proses ini kontroversial dan penggunaannya dilarang di sejumlah negara dan wilayah. Karena takut mengundang penyalahgunaan sianida menjadi bahan yang bisa mematikan dan juga membahayakan secara sengaja.

Reaksi kimia untuk pelepasan emas, "Persamaan Elsner", berikut:
4 Au + 8 NaCN + O2 + 2 H2O → 4 Na [Au (CN) 2] + 4 NaOH
Dalam proses redoks, oksigen menghilangkan empat elektron dari emas bersamaan dengan transfer proton (H +) dari air.
Proses pe
misahan Emas dari beberapa Konsentrat
Seringkali ketika menemukan emas maka akan ada tambahan kandungan seperti perak, tembaga dan bahan atau logam mulia lainnya. Hal ini dinamakan dengan Konsentrat dan wujudnya seperti pasir.
Ada 3 jenis proses yang digunakan untuk memisahkan yaitu diantaranya :
(1) Smelting Furnace, 
(2) Slag Cleaning Furnace,
(3) Converting Furnace

Para proses smelting Furnace, konsetrat yang bercampur akan dilebur atau dihancurkan menjadi zat cair yang panas. Khusus peleburan disini sudah ditambahkan flux SiO2 dan dihembus udara dimana umumnya menggunakan udara bebas dengan kompresor diatur oksigennya 60%). 

Dilakukan hal tersebut untuk mengoksidasi unsur pengotor utama berupa Fe (oksidasi jadi FeO, Fe3O4) dan mulai kurangi sulfur dalam konsentrat (jadi SO2), lalu masuk furnace nomor dua dan dilakukan secara bertahap.

Selanjutnya adalah proses kedua yang dinamakan Slag Cleaning. Seperti namanya yaitu cleaning maka proses ini bertugas membersihkan leburan Cu yang dibilang matte. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan sulfur yang menempel.

Kemudian selanjutnya agalah cara Converting Furnace. Pada proses ini matte akan diblowing oleh udara lagi ces + pakai flux batukapur (CaCO3). Tujuan besarnya adalah mengoksidasi Sulfur, memakai kapur untuk menjaga komposisi slag (biar tidak kental, Fe3O4 solid tidak bisa diblowing).


PEMBUATAN EMAS BATANGAN 


Setelah membicarakan mengenai bagaimana membuat emas maka selanjutnya adalah cara pembuatan emas batangan terutama di beberapa negara besar termasuk di Indonesia.  Untuk membuat emas batangan. 

cara mengolah emas menjadi emas batangan


Pertama anda mengolah dulu biji emas yang nantinya akan menjadi emas batangan. Biji emas murni ini merupakan bahan atau modal emas batangan murni, sehingga tidak boleh ada yang tercampur dengan bahan lain sedikitipun.

Setelah itu pengrajin akan meleburkan biji emas yang sudah disiapkan dan dipastikan kemurniannya dalam sebuah mesin. disinilah perbedaan besarnya dimana negara kita beberapa masih menggunakan sistem yang manual untuk meleburkan emas. 



Memang lebih bagus namun lama dan memakan tempat serta material. Sedangkan di luar negeri mereka sudah menggunakan mesin pelebur khsuus untuk emas yang benar-benar berkualtias. Perbedaan ini yang membuat emas di produksi di luar negeri cepat sedangkan di Indonesia lama. Namun jika berbicara kualitas milik Indonesialah yang bisa dikatakan emas batangan juara.

Selanjutnya adalah proses pencetakan emas batangan dengan wadah khusus. Dimana wadah tersebut terbuat dari batu yang tahan panas atau tahan benda-benda mendidih. Emas ini akan dicetak sesuai dengan beratnya. Emas batangan sendiri memiliki keragaman berat mulai dari 0.5 gram hingga puluhan gram per satu batang atau satu bar nya.

kemudian jika sekiranya emas sudah dingin maka emas batangan tersebut dikeluarkan dari cetakannya dengan hati-hati dan berbentuk selayaknya emas batangan. Tak lupa batangan emas tersebut didinginkan menggunakan air bersih yang biasa. Tujuannya agar cepat membeku namun tetap bersih dan juga bentuk tidak ada yang rusak.

Jika sudah selesai barulah beberapa orang membentuk atau mencetak emas batangan dengan menggunakan mesin untuk menuliskan tanggal cetak, berapa gram dan nomor serinya. Catatan ini penting dan dibutuhkan jika emas tersebut asli.
logoblog

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Mengolah Emas Menjadi Emas Batangan "

Posting Komentar