ads

Cara Membeli Emas dengan Benar, Hati-hati Jangan Sampai Anda Rugi


      

 Banyak cara untuk berinvestasi, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Mulai dari menabung secara konvensional, deposito, membuka toko waralaba, hingga berinvestasi pada portofolio yang berisiko tinggi seperti forex, saham, atau obligasi. Salah satu bentuk investasi yang kerap dianggap aman dan menguntungkan oleh masyarakat adalah dengan cara membeli emas.

Meski begitu, saat memilih investasi emas kita juga harus mempunyai pengetahuan dasar agar tidak mengalami kerugian. Tentunya tidak mengenakkan bukan kalau ternyata kerugian yang dialami akibat investasi emas ternyata diakibatkan oleh kelalaian kita sendiri?
Untuk itu, kita harus memperhatikan betul bagaimana cara membeli emas yang benar sehingga investasi yang dilakukan benar-benar menguntungkan.

1.    Periksa harga emas terkini
Harga emas selalu berubah setiap harinya. Untuk itu, kita harus rajin-rajin mengecek fluktuasi harga emas jika memang ingin membelinya. Saat ini, untuk mengetahui harga emas terkini tidaklah sulit. Kita bisa langsung mengeceknya secara online di internet.

2.    Kadar kemurnian emas
Selanjutnya adalah mengecek kadar kemurnian emas yang ingin dibeli. Terlebih harga emas berbanding lurus dengan tingkat kemurniannya. Menurut standar internasional,
•  emas 24 karat punya tingkat kemurnian 99,99%,
• emas 22 karat punya tingkat kemurnian 91,7%,
• emas 20 karat punya tingkat kemurnian 83,3%,
•emas 18 karat punya tingkat kemurnian 66,6%,
•   emas 14 karat punya tingkat kemurnian 58,5%, dan
•   emas 9 karat punya tingkat kemurnian 37,5%.

3.    Pilih lokasi pembelian emas yang jelas
Usahakan untuk membeli emas dari toko emas yang mempunyai reputasi bagus. Perhatikan pula tingkat harga jual kembali pada toko emas itu. Atau kalau ingin tempat membeli emas yang terpercaya, bisa datang ke tempat resmi atau agar yang telah Anda percaya untuk membelinya.

4.    Simpan nota dan sertifikat terkait kepemilikan emas
Nilai emas akan turun kalau kita ternyata tidak mempunyai sertifikat terkait kepemilikannya. Baik berupa nota pembelian, sertifikat emas, ataupun kuitansi. Terlebih jika membeli dari toko emas yang ada di pasar tradisional, yang belum mempunyai standar resmi terkait penentuan kadar emas. 

5.    Simpan emas dengan baik
Namun untuk alasan keamanan, alangkah lebih baik kalau emas yang ada disimpan di kotak deposit bank. Selain itu, bisa pula menyimpan emas dengan cara menjadikannya sebagai barang jaminan. Dengan mengikuti tips cara membeli emas di atas, kita pun akan terhindar dari risiko kerugian. Selamat mencoba ya.





logoblog

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Membeli Emas dengan Benar, Hati-hati Jangan Sampai Anda Rugi "

Posting Komentar