ads

6 Hal yang Harus di Perhatikan Sebelum Membeli Emas


Logam mulia atau emas adalah salah satu bentuk produk investasi yang paling digemari masyarakat Indonesia, khususnya ibu-ibu rumah tangga. Investasi emas tentunya sudah hal yang lazim dari zaman dahulu. Ada sedikit perbedaan investasi emas zaman dahulu dengan zaman sekarang, misal emas zaman dahulu banyak yang berbentuk koin emas (gold coin) dan emas batangan tradisional (cukim). Sekarang investasi emas sudah lebih beragam bentuknya dan paling umum adalah logam mulia ANTAM. 
Berikut ini beberapa 6 hal yang harus Anda perhatikan saat membeli emas untuk investasi:

1.    Tidak Ada Tujuan Investasi
Kesalahan pertama saat beli emas untuk investasi adalah berinvestasi tanpa ada tujuan yang jelas. Sebelum berinvestasi apa pun, (termasuk investasi emas) kita harus sudah memiliki rencana yang jelas.

2.     Beli Emas Tanpa Fisik
Beberapa waktu yang lalu (sekitar tahun 2011-2013) ada banyak penawaran investasi tanpa fisik. Mereka menawarkan investasi dalam bentuk surat kepemilikan emas, saham perusahaan emas di luar negeri dan lain sebagainya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan beberapa perusahaan tersebut sebagai investasi bodong.

3.     Membeli dan Menjual di Waktu yang Salah
Asumsi harga emas selalu naik sebenarnya kurang tepat. Berikut ini grafik yang menunjukkan harga emas dunia (dari sumber Kitco). Jika Anda perhatikan harga emas memang mengalami kenaikan sangat tinggi dari rentang tahun 2000 – 2011. Namun beberapa tahun belakangan ini harga emas masih bergerak stabil. Jika Anda memiliki rencana keuangan, seharusnya Anda dapat terhindar dari keputusan investasi yang serba mendadak atau tidak terarah.

4.     Salah Tempat Menyimpan Emas
Dimanakah tempat untuk menyimpan emas yang paling aman? Simpan emas Anda di tempat yang aman dan tidak membuat emas menjadi rusak. Salah satu opsi yang sering digunakan adalah brankas pribadi atau safe deposit box (SDB) di bank.

5.     Membeli Emas dengan Utang
Apakah Anda berniat membeli emas dengan cara berutang? Misal utang KTA untuk membeli emas? Atau menggunakan prinsip kebun emas untuk berinvestasi emas? Jika Anda berniat membeli emas untuk investasi dengan menggunakan utang, maka segera urungkan niat Anda.
Membeli emas dengan utang sangat tidak disarankan, karena kenaikan harga emas belum tentu dapat menutup bunga utang. Alih-alih berutang, Anda lebih baik menabung emas atau mencicil emas di pegadaian.

6.     Membeli Emas dalam Bentuk Perhiasan
Beberapa orang ibu rumah tangga, berasumsi bahwa membeli perhiasan emas adalah investasi yang bagus. Hal ini disebabkan karena dua keuntungan sekaligus, yaitu perhiasan emas dapat dipakai dan nilainya (diharapkan) dapat meningkat.
Itulah informasi mengenai hal yang wajib Anda perhatikan sebelum membeli emas, semoga bermanfaat


logoblog

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "6 Hal yang Harus di Perhatikan Sebelum Membeli Emas"

Posting Komentar