ads

Misteri Emas Soekarno, Terungkap!


Tidak ada seorang masyarakat di Indonesia yang tidak mengenal bapak kebanggaan Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Beliau merupakan presiden pertama Republik Indonesia. Tidak hanya hal tersebut, Soekarno merupakan orang yang dihormati, dibanggakan dan juga sangat penting terhadap sejarah bangsa Indonesia.

Membicarakan mengenai Ir. Soekarno berarti kita membicarakan mengenai misteri dan sosok Soekarno yang memang tertutup dan banyak hal yang dirasa bias. Dimana banyak kontroversi ataupun misteri yang sampai saat inipun belum bisa terpecahkan.

Selain karismanya sebagai pemimpin yang bahkan di kagumi oleh banyak presiden yang ada di dunia, Soekarno merupakan sosok pahlawan dan juga seseorang yang misterius. Dari kemisteriusannya ini banyak sekali cerita yang ada dan muncul mengenai Soekarno dan berbagai kekayaan atau harta karunnya.

Memang ketika menjabat menjadi presiden Soekarno merupakan salah seorang yang tidak terlalu buta akan kekayaan. Namun banyak yang mengapresiasi kerja kerasnya dengan memberikan penghargaan berupa barang dan sebagainya. Barang inilah yang bernilai tinggi dan juga mahal.

Membicarakan mengenai barang salah satu misteri yang banyak dibicarakan yaitu harta karun alias emas batangan soekarno yang disimpan oleh Soekarno. Mungkin simpang siur ini menyebabkan banyak kalangan pelajar, pengusaha, arkeolog berlomba untuk mencari harta karun yang disimpan oleh presiden, bahkan sampai anaknya yaitu mantan presiden Megawati sekalipun.

Emas batangan soekarno yang disimpan berkisar antara 50 milyar USD dan tentu jika di uangkan ke rupiah sudah tidak terhitung jumlahnya. Katanya harta ini tersebar di seluruh pelosok Pulau Jawa dan tidak ada tanda-tanda atau clue bahwa disitu terdapat emas batangan peninggalan Soekarno yang dikenal dengan emas soekarno.

Emas Batangan Goroyo

Peninggalan Emas batangan Soekarno bermula dari pria bernama Goroyo yang mengaku telah memiliki harta warisan milik Bung Karno untuk Indonesia. Pria yang memang tinggal di Yogyakarta ini mengaku bahwa ia bisa menunjukan bentuk emas batangannya.

Di tahun 2000, ia menemukan emas batangan 24 karat dengan foto Bung Karno dan menunjukan keaslian seritifkatnya. Jumlahnya sebanyak 2 peti. Ada juga platinum dan jenis lainnya. Selain itu, beberapa sertifikat deposito dan juga obligasi bergaransi atas nama Mr. Soekarno ada di pria tersebut.
Goroyo sendiri bukanlah masyarakat biasa melainkan seorang mantan anggota TNI yang dahulu bernama Suwito. Dimana ketika momen emas batangan Soekarno sangatlah populer itu dengan sengaja mengundang wartawan di rumahnya.

Tempat tinggal Goroyo sendiri berada di perumahan Cileungsi Hijau, daerah perbatasan Bogor-Bekasi, untuk menyaksikan temuannya yang berhasil ia dapatkan. Ketika pengungakapan harta tersebut, disiapkan hidangan layaknya orang hajatan.

Goroyo juga turut mengundang Pangdam Jaya, Kapolda, dan anggota Muspida. Sayangnya dari semua pejabat yang telah diundang tidak ada satupun yang datang dan mencoba menyaksikan apa yang ia temukan dan berkaitan dengan Bung Karno.

Kepada tamunya, hari itu juga Goroyo langsung memperlihatkan peti besar berisi ratusan keping emas batangan soekarno yang ia beritakan selama ini. Masing-masing kepingannya memiliki berat sekitar 8 ons.

Selain itu, emas batangan soekarno yang diberikan dan harta karun lainnya agak unik karena bergambar Soekarno dan di baliknya ada gambar padi dan kapas seperti lambang Pancasila. Kemudian di sisinya ada tulisan 80 24K 9999, layaknya sebuah emas diklaim sebagai emas asli atau 24 karat.

Setelah itu ada juga ditemukan emas lainnya yaitu emas putih (platinum). Emas putih tersebut juga berbentuk lantakan berlogo tapal kuda putih, dengn tulisan JM Mathey London. Logam itu dibungkus emas dan bersertifikat emas pula.

Dengan nominal yang fantastis sama seperti jumlah emas batangan Soekarno, ia benar-benar menunjukannya. Namun sampai saat ini Goroyo tak pernah digubris oleh pemerintah dan didiamkan saja laporannya. Mengingat pemerintah tak mempercayai apa yang Goroyo katakan.

Emas Batangan Zakaria Sukaria

Selain mengenai Goroyo, ada juga seorang kakek yang mengklaim bahwa dirinya memiliki emas yang menjadi peninggalan presiden. Dimana kakek tersebut bernama Zakaria Sukaria Pota. Menurut warga disana arti nama tersebut adalah "Berubah-ubah wajah".

Kakek ini berusaha menunjukan banyak bukti terkait emasnya diantaranya sebuah emas batangan berbentuk pisau dan juga empat emas batangan soekarno biasa. Ia juga menyatakan bahwa tongkat komando milik Bung Karno ada pada dirinya.

Selain emas batangan soekarno ia juga menyatakan memiliki obligasi yang di stempel Garuda dan bertintakan emas. Ia siap mencairkan obligasi tersebut di sebuah Bank Internasional. Kakek tersebut menyatakan bahwa peninggalan tersebut berasal dari jaman penjajahan Jepang. Dimana cukup banyak peninggalan Soekarno, namun yang paling terlihat dan sering ditunjukan adalah emas batangan soekarno.

Simpang siur selain emas batangan soekarno, adalah adanya peninggalan dari Bung Karno berupa sertifikat deposito yang dibuat per tanggal 16 Agustus 1945 dan dikeluarkan oleh BPUPKI. Banyak yang menyebutkan bahwa harta tersebut disimpan di sebuah tempat bersama dengan emas batangan tersebut.

Ada juga seritifkat berbahasa inggris yang disegel dan juga ditulis diatas kertas seperti lembar kuningan. Isi tulisan dari sertifikat tersebut adalah ”Hibah Substitusi” yang dipercayakan kepada R Edi Tirwata Dinata (108).

Setelah itu, adanya surat kuasa yang diberikan kepada R Anton Hartono yang bertugas untuk mengurus harta benda yang ada di Swiss. Dimana Swiss memang terkenal sebagai sebuah negara dengan keamanan bank, uang, emas batangan, serta jenis ekonomi lainnya.

Bentuk yang dititipkan yaitu mikrofilm, dua lembar dokumen, anak kunci boks deposit di JBS, Jenewa, dan dua buah koin. Di dalam map tersebut ada sertifikat yang disebutkan, ada dana berjumlah 126,2 miliar dolar AS dan 63,10 miliar dolar AS. Namun lagi-lagi sulit untuk membuktikan benar ada atau tidak.

Sayangnya dari semua penemuan yang telah ditemukan, tidak pernah adan penelitian ataupun ahli dan pakar emas termasuk pakar emas batangan yang bisa membuktikan apakah emas yang mereka miliki benar-benar asli atau tidak.

Beberapa kasus terjadi seringkali booming alias langsung menjadi perguncingan satu Indonesia. Namun diantara mereka juga tidak pernah ada tindakan serius untuk menyatakan apakah benar atau salah sehingga sampai saat ini masalah tersebut hanya berupa desas-desus dan cerita saja.

Kasus dan Kontroversi

Setelah isu emas batangan dan harta di Swiss serta peninggalan lainnya merebak sempat beberapa kali terjadi kasus dan juga kontroversi. Dimana banyak orang yang menganggap bahwa memang ada emas batangan soekarno beserta teman-temannya tersebut.

Namun sebagian lagi menyatakan bahwa maksud dari Ir. Soekarno sebenarnya bukanlah harta karun "uang, emas batangan" atau material lainnya namun yang dimaksudkan adalah sejarah dan budaya Indonesia yang lebih kaya dari apapun juga.

Mengingat banyak sekali situs purbakala atau peninggalan di Pulau Jawa maka Bung Karno menyebut harta karun tersebar di pulau Jawa. Namun kontroversi tak pernah lepas dari masalah emas batangan soekarno ini. Dimana pada jaman Megawati menjabat.

Seorang menteri Agama kedapatan sedang membongkar situs purbakala untuk mencari harta karun yang dimaksud. Seketika saja banyak masyarakat yang mencemooh dan juga menyatakan amarahnya.
Karena seorang menteri Agama dinilai tidak pantas mengacak-acak tempat bersejarah hanya untuk sebuah emas batangan bernilai. Meskipun pembelaan sudah dilayangkan dan menggunakan alasan budaya dan arkeologi. Banyak masyarakat tetap tak menerima dan juga tidak ingin tahu apa alasan dibalik kejadian tersebut.

Bung Karno adalah orang yang cerdik, pintar dan bijak yang pernah dikenal masyarakat Indonesia bahkan dunia. Beliau merupakan seseeorang yang teknis, paham ilmu rekayasa, ia pun dikenal sebagai ahli kesenian dan bukan hanya tari ataupun lukis saja.

Banyak yang menyatakan bahwa Bung Karno paham akan ungkapan-ungkapan al-Qur’an, Injil, Kitab Siwa-Budha maupun agama Hindu, dan kenal benar karya sastra lokal (termasuk cerita daerah) maupun dunia.

Rasanya wajar jika Bung Karno mungkin terkesan “mempermainkan” anggapan dan juga pemahaman masyarakat Indonesia akan harta karun yang telah beliau ungkapkan. Namun bukan menjadi salahnya jika kita salah paham dan berbeda maksud, karena Soekarno hanya menginginkan Indonesia menjadi masyarakat yang bijak dan pintar.

Soekarno selalu membahas bahwa kebijaksanaan dan generasi muda yang berprestasi merupakan modal bagaimana Indonesia maju. Sebagai manusia yang mestinya cerdas, berpengetahuan lahir maupun batin sesuai dengan butir-butir yang tercantum dalam Pancasila.

Mudahnya adalah impian Soekarno tentang Manusia Indonesia di masa depan adalah “yang jenius sekaligus yang relijius” sebagai figur diri Soekarno sendiri sehingga tak tergiur akan hal yang tidak mungkin dan aneh begitu.

Dengan menyelubungi rahasia titik tolak asal usul pengetahuan Bangsa Indonesia itu, Soekarno menyodorkan sebuah teka teki yang mungkin bisa mempermainkan mereka yang tidak bisa berpikir cerdas, yaitu “Harta Pusaka Indonesia” atau yang belakangan dihebohkan sebagai “Harta Karun Peninggalan Soekarno”.

mana yang lebih baik, emas atau bitcoin ?

logoblog

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Misteri Emas Soekarno, Terungkap!"

Posting Komentar